Senin, 29 Februari 2016

My Journal of Life

Kenapa Saya Harus Jadi Penulis?
“ Ilmu adalah ibarat hewan buruan, dan tulisan adalah ibarat tali pengikatnya. Oleh karenanya ikatlah hewan buruanmu dengan tali yang kuat.” Syair Imam Syafi’i-
Menjadi Seorang penulis merupakan salah satu usaha yang dilakukan dalam rangka mencari ilmu dan mengabadikannya dalam sebuah karya berupa tulisan. Dengan menulis, kelak kehidupan seorang manusia  bisa melebihi batas umur hidupnya. Karena karya yang sudah di tuliskannya tak kan terbawa ketika ia meninggal. Namun, tetap tersisa dan terus di manfaatkan oleh generasi penenerusnya.
Sampai saat ini setelah sekian lama para penulis di masa lalu sudah tiada, namun masih banyak karya-karyanya yang tak pernah lengkang dari dari zaman, senantiasa abadi dalam sebuah sejarah dan peradaban manusia. Alangkah bahagianya, bagi mereka-mereka yang menyempatkan dirinya selama hidup di dunia ini membuat tulisan yang bermanfaat dan positif yang menjadi inspirasi bagi banyak orang. Menjadi amal jariyah yang pahalanya tiada pernah putus mengalir ke rekening amal mereka. Walaupun mereka sudah tiada, namun anak cucu mereka masih dapat merasakan setiap kebaikan yang telah di tuliskannya selama hidup di dunia.
Dengan tulisan suatu peradaban bisa berubah, pemerintahan bisa diruntuhkan, kemajuan tersebar dimana-mana, ilmu bisa merata di tengah-tengah masyarakat,dll. Begitu hebatnya dampak sebuah tulisan, membuat para penulis seolah menjadi pahlawan pembela kebenaran dalam bentuk tulisan-tulisannya. Walaupun mereka tidak terjun langsung ke medan perang, namun setidakny dalam bentuk lain mereka dengan semangat dan kegigihannya bergerak serta berjuang dengan senjata penanya dalam memenangkan pertempuran.
Maka, berbanggalah kalian wahai para penulis. Menjadi seorang penulis adalah tidak hanya sebatas pekerjaan di dunia semata, namun sampai akhirat kelak. Dengan tangan-tangan kalianlah Ilmu Pengetahuan bisa tersebar luas, kebodohan terkikis sedikit demi sedikit, serta virus kebaikan akan terus berkembang dengan indahnya.

Selagi masih ada nyawa di dalam tubuhmu, bermanfaatlah bagi sebanyak-banyaknya manusia dengan menggerakan tanganmu untuk terus menulis. Jadikan Tulisanmu sumber inspirasi bagi orang lain yang dapat di reguk setiap saat tetesan ilmu darinya. Sampai suatu waktu dirimu harus meninggalkan dunia ini, namun tulisan-tulisan mu menjadi perantara untuk tetap menebar kebaikan-kebaikannya tiada henti. Mari Menjadi Penulis, Kawan.